- Horrible Bosses (2011)
Tiga sahabat Nick, Dale, dan Kurt mempunyai satu kesamaan: mereka tidak tahan kepada bos mereka. Mulai dari bos yang semena-mena, bos genit, dan seorang pewaris tahta yang seenaknya. Akhirnya mereka bertiga membuat suatu rencana untuk membunuh ketiga bos tersebut, saking udah gak tahannya. Tapi ternyata… rencana tidak berjalan semulus yang mereka duga.
Komentar: film ini lumayan menghibur. Ketiga bos benar-benar horrible, walau sayang sekali rencana pembunuhannya tidak se-horrible yang diduga. Kayaknya ada sesuatu yang “tanggung” di ketiga pemeran utamanya, justru ketiga bosnya yang berjasa menghidupkan film (terutama Jennifer Aniston!)
- Diary Of A Wimpy Kid 2: Rodrick Rules (2011)
Greg akhirnya naik kelas ke kelas 2 SMP, dan masih berusaha untuk menjadi cowok cool di sekolahnya. Di lain pihak, si kakak superjahat Rodrick kelakukan bengalnya makin menjadi-jadi. Gak tahan melihat kedua anaknya bertengkar terus, sang ibu akhirnya menghukum mereka berdua: mereka berdua harus banyak menghabiskan waktu bersama-sama sampai akur.
Komentar: lebih suka sekuel yang pertama, mungkin karena ada Chloe Moretz yang cantik hehe. Yang edisi kedua ini lumayan, Rodricknya emang jahatnya keterlaluan banget. Tapi yah… what to expect sih. Ceritanya gampang ketebak -___-
- Puss In Boots (2011)
Ini adalah cerita sebelum Puss In Boots ketemu sama Shrek dan Fiona. Puss menjadi buron karena kejahatan yang tidak dia lakukan. Semua tuduhan ini terjadi karena perbuatan sahabatnya sendiri, si telur Humpty Dumpty. Karena berbagai peristiwa, akhirnya Puss bertemu lagi dengan Humpty Dumpty melalui bantuan Kitty Softpaws. Walau masih merasa terkhianati, Puss, Humpty, dan Kitty melakukan misi yang dulu menjadi mimpi bersama mereka: mencari kacang ajaib Jack untuk menemukan telur emas di angkasa, sambil berharap mereka bisa kembali rukun dan keadaan menjadi seperti sedia kala.
Komentar: film unyu :3 Diselingi beberapa humor lucu dan musik yang asik. Saya suka karakter Humpty, sifatnya benar-benar bermacam-macam. Tapi rasanya malah seperti sedang menonton Zach Galifianakis live action deh, bukan film animasi hahaha. Tadinya saya pikir ini cerita gimana Puss bisa ketemu sama Shrek, tapi ternyata bukan. Nice animation indeed!
- Arriety the Borrower (2010)
Arriety adalah gadis liliput/mini yang tinggal bersama keluarganya di bawah lantai rumah milik tantenya Sho, cowok remaja yang penyakitan. Mereka bertahan hidup dengan cara ‘meminjam’ barang-barang yang dianggap insignifikan jika jumlahnya berkurang, seperti gula atau kertas tisu. Sho yang tidak punya teman suatu hari menemukan wujud Arriety dan keberadaan liliput. Karena keberadaan mereka diketahui anak manusia, orang tua Arriety bersikeras untuk pindah agar mereka dapat bertahan hidup.
Komentar: film ini khas Ghibli: cerita manis dan simpel, tetapi juga dipenuhi fantasi yang menggebu-gebu, dilengkapi animasi 2D yang cantik dan detail. Film ini banyak menekankan bagaimana keluarga liliput dapat bertahan hidup: kegiatan ‘meminjam’ (tepatnya mencuri sih… hehe), kepanikan ibu Arriety ketika keberadaan mereka diketahui, dan munculnya tokoh abu-abu yaitu Haru yang dianggap membahayakan liliput. Dikisahkan juga bagaimana Sho dan Arriety akhirnya berteman. Filmnya manis tapi entah kenapa kalo buat saya kurang greget aja hehe
- 5 Centimeters Per Second (2007)
5 cm per detik katanya adalah kecepatan gugurnya bunga sakura, bunga sakura yang dilihat oleh Takaki dan cinta pertamanya, Akari, ketika mereka masih kecil sampai akhirnya mereka berpisah. Filmnya dibagi ke tiga bagian. Yang pertama: Takaki SMP berjuang menemui Akari yang selama ini cuma bisa ‘bertemu’ lewat surat. Yang kedua: tentang Sumida, gadis yang naksir dengan Takaki SMA, walau ia tahu perasaannya gak bakal berbalas. Yang terakhir; Takaki yang telah dewasa serta kehidupannya yang terus berjalan. Film ini merupakan kombo cinta + jarak + waktu = bikin menye-menye. Film ini mengingatkan saya pada kalimat milik penulis Haruki Murakami:
“Sometimes when I look at you, I feel I’m gazing at a distant star. It’s dazzling, but the light is from tens of thousands of years ago. Maybe the star doesn’t even exist any more. Yet sometimes that light seems more real to me than anything.”
Saya pikir itu juga yang dirasakan Takaki sampai ia menjadi dewasa yang digambarkan penuh sepanjang film.
Komentar: FILMNYA GALAU BANGEEEEEEEEETTT, apalagi pas bagian terakhir-akhirnya, yang ada lagu “One More Time, One More Chance”, meh. Sengaja dibikin rada ‘ngegantung gitu aja’ kayaknya,biar pemirsanya tambah galau. Diramu dengan sederhana, tidak dituturkan dengan berlebihan, tapi efektif bikin pemirsa merenung. Animasinya bagus sekali, apik tenan (benar-benar berkesan bagi saya!!). Nuansa warnanya pink gitu tapi gak unyu sama sekali, malah pink kelam bikin gulana. Bolehlah nonton kalo lagi pengen menye menye siki’, terutama bagi para penganut ajaran the man who can’t be moved howahahaha pasti jleb jleb jleb menusuk jiwa. Entah kenapa jelas banget tergambar bahwa anime ini genrenya shounen hihihi :3





gw udah nonton 5 cm/s! dan itu bener sedih banget…geregetan pas adegan terakhir mereka cuma kepisah kereta tapi ga sempet ketemu
kagak sedih sih… menurut gw lebih menjurus ke galau fufu